Serba-Serbi Malang
Lomba Mewarna, Orang Tua Mewarnai
18-Aug-2009 03:05:22
![]()
Banyak kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-64. Satu di antaranya digelar Rumah Baca Cerdas bersama TK dan Kelompok Bermain Noor Fadjar di Jl Pisang Kipas No 8 Kota Malang. Kegiatannya yakni lomba mewarna dengan tema Mewarnai Indonesia.
Menariknya, kalau dalam lomba mewarna umumnya hanya anak yang diperbolehkan untuk mewarnai, tapi, dalam lomba ini justru peran sang ibu dan ayah dalam membimbing anaknya mewarnai yang menjadi penilaian utama. Tujuannya adalah bagaimana orang tua punya peran aktif membimbing anak, terutama dalam memberikan pemahaman kebangsaan melalui media menggambar dan mewarna.
Kepala Sekolah TK-KB Noor Fadjar Alhayuningtyas SPd mengatakan bahwa untuk memeringati HUT RI tidak hanya lomba menggambar dan mewarnai yang digelar. Namun, untuk menambah wawasan anak-anak, sekitar 70 siswa dan 7 guru, berikut orang tua siswa diajak kunjungan ke Rumah Baca Cerdas di Jl Puncak Borobudur Palem Jingga Kav. 12-13 Kota Malang. "Mereka diperkenalkan dengan perpustakaan di Rumah Baca Cerdas. Bahkan, di sana juga banyak terdapat sejumlah buku sejarah juga buku untuk perkembangan kecerdasan anak, termasuk berbagai jenis permainan pikir untuk anak," ujarnya.
Ditambahkan Alhayuningtyas, kegiatan yang digelar kemarin ini memang lebih banyak dimanfaatkan oleh orang tua siswa. Utamanya untuk memberikan wawasan kepada orang tua siswa melalui buku tentang wawasan kebangsaan. "Banyak orang tua siswa yang menyempatkan diri membaca sejumlah buku penting dan sejarah koleksi Rumah Baca Cerdas," tuturnya.
Tidak hanya itu, dalam kegiatan kemarin, sejumlah siswa tampak antusias membaca buku-buku koleksi milik mantan Mendiknas Malik Fajar, terutama buku Ensklopedia Anak.
Sementara Nazarudin Malik, direktur Eksekutif Rumah Baca Cerdas mengaku, bangga dengan siswa-siswi TK dan KB Noor Fadjar yang menggelar kegiatan tersebut. "Selain memupuk rasa nasionalisme sejak dini, kegiatan itu juga mampu merekatkan tali kasih antara orang tua dengan anak," ujarnya pria yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang ini.
| Reply Comment | ||||
|
||||
| |
||||
Index : Serba-Serbi Malang
- Moch Sueb-Titin, Orang Tua si Bayi ''Raksasa'' Bimo
- Sameiwaty; Berawal Sakit, Kini Dirikan Pelatihan Yoga
- Usai Dilantik, Utak Atik Komisi Badan Kehormatan Jadi Rebutan PD dan PDIP
- Boimin Tetap Jagokan Suhadi Digadang-gadang Jadi Ketua Dewan meski Tersandung ''Dangdut Paripurna''
- H Solichan, Korban Perampokan Tiga Kilo Emas di Jl Borobudur Yakin Bukan Musibah, Anggap Berkah dan Anugerah