Berita Kota Malang

Stok-Omzet Hypermarket Berlipat Untuk Kebutuhan Puasa dan Lebaran

26-Aug-2009 04:55:04

MALANG - Peningkatan belanja masyarakat awal Ramadan ini sudah terasa di sejumlah hypermarket. Jumlah pengunjung sudah merangkak dibanding hari-hari biasa. Dari rata-rata 3.400, saat ini mencapai lima ribuan. Para pengelola hypermarket tidak hanya melipatgandakan stok tapi juga menaikkan target omzet. Sebab, mendekati Lebaran nanti, akan memasuki puncak belanja.

Di Hypermart Malang Town Square (Matos) misalnya. Persediaan stok barang untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran senilai Rp 15 miliar. Untuk menampung item produk persediaan, manajemen bahkan menyewa dua gudang. Ini dilakukan dua bulan sebelum musim Ramadan tiba. Stok kebutuhan tersebut terdiri dari grosir food, drink, health and beauty care. Meski begitu untuk kebutuhan jangka pendek, seperti buah-buahan segar, tetap diantisipasi. Karena, juga ada tren peningkatan permintaan sebagai tambahan menu berbuka puasa.

"Awal puasa ini tingkat transaksi juga sudah terasa naik. Akhir pekan lalu (Sabtu-Minggu) saja, transaksi sampai 4.700 pengunjung. Padahal Jumat hanya 3.400 transaksi," jelas Anang Darmono, dept manager supporting Hypermart Matos.

Anang menambahkan, barang-barang yang dibeli sudah merupakan kebutuhan untuk merayakan Lebaran. Dia mencontohkan, beberapa jenis biskuit dan sirup, kenyataannya saat ini mulai laku keras. Padahal, barang-barang tersebut pada hari biasa kecil volume transaksinya. Hanya saja, kebanyakan transaksi masih kalangan ritel. Untuk corporate macam instansi swasta yang menganggarkan pengadaan parsel belum terasa.

Target omzet? Menurut Anang, sudah otomatis akan meningkat. Omzet selama Agustus ini dipatok bisa tercapai Rp 14 miliar. Angka ini sudah menggelembung dari penerimaan setiap bulannya, yang hanya berada di kisaran Rp 10 miliar- Rp 11 miliar. "Target September hingga hari H Lebaran nanti, mudah-mudahan bisa tercapai Rp 15 sampai Rp 17 miliar," ucapnya.

Pencapaian tersebut juga dibarengi dengan rencana, akan memperpanjang jam beroperasi Hypermart. Nantinya pada 18-19 September, Hypermart akan buka hingga pukul 24.00. Hanya saja, manajemen Hypermarket masih akan mengkoordinasikan dengan manajemen Matos. Meski begitu, Anang optimistis, rencana tersebut akan berjalan sesuai program. Mengingat tahun sebelumnya sudah berjalan.

Di Giant Gajayana Hypermarket, situasinya tidak jauh berbeda. Kendati peningkatan transaksi masih belum memasuki masa-masa puncak, tapi manajemen mencatat, ini sebagai imbas persiapan menyambut Lebaran. Diperkirakan sekitar H-7 atau setelah THR (tunjangan hari raya turun), volume transaksi makin meningkat. "Persediaan kami aman sampai Lebaran berlangsung. Biasanya H+7 jumlah pengunjung masih tinggi. Bisa jadi, masyarakat luar Malang yang kebetulan ke Malang akan memanfaatkan untuk berbelanja," jelas M. Sufiyan Ali, divisi manager Giant Gajayana Malang. Terkait persediaan stok, Giant menghadapi Lebaran tahun ini senilai Rp 23 miliar. Dengan target omzet naik 30 sampai 40 persen.


 Reply Comment
 
 
Your name
Website http://
Comment
   
Image verification code
Retype image code here