Berita Kota Malang
PDAM Tak Mau Disalahkan
31-Aug-2009 22:40:37
![]()
MALANG - Banyaknya puskesmas milik Pemkab Malang yang kesulitan mendapatkan air bersih sudah diketahui PDAM Kabupaten Malang. Namun, PDAM tak bisa berbuat banyak untuk memberikan solusi kepada puskesmas.
Selain tak bisa mengambil sikap, PDAM juga tak mau disalahkan dengan banyaknya puskesmas kesulitan air bersih. "Kesalahan terjadi mulai dari awal pembangunan puskesmas. Saat dinkes membangun puskesmas, mereka tak ada komunikasi dengan PDAM. Jadi, banyaknya puskesmas yang kesulitan air bukan karena kinerja PDAM," kata Syamsul Hadi, kabag Umum PDAM Kabupaten Malang.
Seandainya saja awal pembangunan puskesmas itu dibicarakan dengan PDAM atau instansi lainnya seperti dinas cipta karya, dia yakin, puskesmas tak akan mengalami kesulitan seperti saat ini. Setidaknya, papar Syamsul, PDAM bisa memberikan rekomendasi daerah-daerah yang dilewati instalasinya. Sehingga puskesmas bisa dibangun di kawasan yang dilalui pipa PDAM.
Demikian pula jika dinkes melakukan koordinasi dengan cipta karya. Dinkes bisa membangun puskesmas yang dialiri air bersih melalui pipanisasi yang dibiayai APBD. "Selain dari PDAM, air bersih bisa didapatkan dari program pipanisasi dari pemkab, pemprov, atau APBN," ucapnya.
Untuk PDAM misalnya. Dari 33 kecamatan yang ada di kabupaten, masih ada 10 kecamatan yang belum tersentuh pipanisasi PDAM. Yakni Kecamatan Tirtoyudo, Kalipare, Kromengan, Sumberpucung, Wajak, Kasembon, Wagir, Wonosari, Pagelaran, dan Gedangan.
Namun, pria yang juga merangkap sebagai kabag humas PDAM tersebut mengingatkan, dari 23 kecamatan yang sudah tersentuh PDAM, hanya desa-desa sekitar pusat kecamatan yang sudah dilayani PDAM. Sedangkan desa-desa terpencil biasanya stok kebutuhan air bersih dipenuhi dengan pipanisasi dari cipta karya atau swadaya masyarakat.
Khusus untuk Puskesmas, sebenarnya, PDAM siap memberikan bantuan. Namun, bantuan itu tak bisa dilakukan terus-menerus. Itu karena dana yang digunakan PDAM juga terbatas.
Bantuan yang bisa diberikan PDAM adalah mengirimkan air bersih melalui truk tangki yang dimilikinya. Saat ini, PDAM sudah mempunyai 3 unit tangki. "Setidaknya untuk airnya gratis. Namun, puskesmas bisa mengganti biaya BBM nya. Tapi, selama ini belum ada permintaan dari puskesmas," terang Syamsul.
| Reply Comment | ||
| |
||
| |
||


