Berita Kota Malang
Elpiji Bocor, Rumah Dilalap Api
27-Aug-2009 02:32:06
![]()
MALANG- Kebakaran rumah kembali terjadi di Kota Malang, kemarin. Musibah itu menimpa rumah Sinah, warga RT 03 RW 02 Klampok Kasri II/271 A. Dapur dan atap rumah nenek berusia sekitar 70 tahun itu habis dilalap si jago merah. Bahkan sebagian atap rusak akibat letusan dari arah dapur. Sedang janda tanpa anak itu menderita luka bakar serius dan dilarikan warga ke RKZ.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari bocornya tabung gas elpiji ukuran 12 kg di dapur Sinah. Itu diketahui setelah warga mengangkat tabung gas yang isinya telah kosong. Padahal, setahu warga Sinah baru membeli isi tabung Senin (24/8) lalu. Selain atap dan isi dapur habis terbakar, dagangan kebutuhan sehari-hari Sinah di ruang depan juga porak-poranda. Kondisi pintu yang terkunci cukup menyulitkan warga yang tampak bahu membahu menjinakkan api. Baru sekitar pukul 07.00 api berhasil dipadamkan setelah lima unit mobil PMK datang.
Sugeng Hariadi, salah satu warga yang rumahnya persis berdempetan dengan rumah Sinah menuturkan, asap tebal membumbung tinggi begitu terjadi letusan pertama. Itu terjadi sekitar pukul 05.30. "Saya kaget sekali. Tahu-tahu warga sudah berbondong-bondong ke sini karena melihat rumah Mbah Sinah terbakar," ujar Sugeng.
Saking kagetnya, Sugeng tidak menyadari lapisan tembok rumahnya yang mepet dengan tembok dapur Sinah rontok akibat ledakan itu. Meski tak menyangka bakal terjadi kebakaran di rumah tetangganya, Sugeng merasakan kecurigaan saat bangun pukul 03.00 dini hari untuk makan sahur. "Saat sahur saya dan keluarga mencium bau gas bocor. Tapi tidak mengira kalau itu berasal dari rumah sebelah," bebernya.
Jaya Kusuma, cucu Sinah dari anak angkatnya mengatakan baru tahu kejadian itu sekitar pukul 05.45. Itupun setelah dia diberitahu warga sekitar karena rumahnya memang cukup jauh dari rumah sang nenek. "Saya datang ke sini semua sudah hangus, nenek sendiri mengalami luka bakar dan sekarang dirawat di rumah sakit," ucap Jaya yang tampak memberesi dagangan Sinah.
| Reply Comment | ||
| |
||
| |
||


